BPSMB

VISI
Terwujudnya peningkatan daya saing global melalui pengakuan atas mutu barang ekspor Indonesia (khususnya Bali) di pasar internasional dan terkendalinya mutu barang impor yang masuk ke pasar dalam negeri

MISI
- Meningkatkan kesadaran para pelaku usaha terhadap mutu barang / melalui
pembinaan mutu
- Melakukan pengawasan dan pengendalian mutu barang ekspor dan impor
- Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan Lab. Penguji dan Lab. Kalibrasi terakreditasi serta Lembaga Sertifikasi terakreditasi sebagai fasilitator dalam peningkatan daya saing mutu barang
- Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan SDM dalam meningkatkan daya saing melalui sistem pengawasan dan pengendalian mutu barang
- Mengembangkan manajemen sistem informasi
- Mendorong terciptanya iklim mutu yg kondusif di pasar Dalam Negeri melalui sistem pengawasan dan pengendalian mutu barang.

PERANAN UPT-BPSMB DISPERINDAG PROV. BALI

Sesuai dengan VISI & MISI UPT-BPSMB maka peranan BPSMB adalah :
1 Stabilisasi dan Penguatan Pasar Dalam Negeri
a. Peningkatan pelayanan pengawasan mutu barang yg SNInya di berlakukan secara wajib
b. Pemantauan Mutu barang impor dan produksi dalam negeri yg SNInya diberlakukan secara wajib
c. Mendukung kegiatan pengembangan Resi gudang melalui
d. Peningkatan kemampuan teknisi tenaga penguji mutu
komoditi
2. Peningkatan Ekspor dan Kerjasama Perdagangan Internasional
Pengendalian Mutu Barang Ekspor
- Peningkatan kemampuan Infrastruktur Mutu (Lembaga Uji, Kalibrasi, dan Lembaga
Sertifikasi)
- Pemantauan bahan olah komoditi ekspor (monitoring residu pestisida dan kontaminasi
lainnya)
3. Reformasi Birokrasi dan Good Govermance a. Peningkatan pembinaan, penilaian dan evaluasi SDM PMB

PENGAWASAN MUTU PRODUK EKSPORT
Produk Ekspor Yg Ditetapkan Pengawasan Mutunya Secara Wajib Sebanyak 23 Jenis yaitu SIR, Karet konvensional, gaplek, minyak sirih, minyak nilam, minyak kenanga, minyak akar wangi, lada putih, lada hitam, minyak kayu putih, minyak daun cengkeh, minyak pala, minyak fuli, minyak cendana, vanili, kayu lapis penggunaan umum, biji kakao & biji pinang bukan untuk obat (Sesuai Dengan Keputusan Menprindag No. 164/MPP/Kep/6/1996)

DASAR HUKUM
Perda No. 4 Tahun 2011 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah
Peraturan Gubernur Bali No. 89 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Rincian Tugas Pokok Unit Pelaksana Terkait di Lingkungan Disperindag Prov. Bali
Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 164/MPP/Kep/6/1996 tentang Pengawasan Mutu secara wajib untuk produk ekspor tertentu
Permendag No. 20 tahun 2009 tentang Pengawan Barang dan Jasa
Instruksi Gubernur Bali No. 4 tahun 2005 tgl 17 Maret 2005 tentang pengendalian, Pemetikan / Penjualan dan pembelian komoditi panili (basah) di Prov. Bali
Instruksi Gubernur Bali No. 1 Tahun 2008 tgl 9 Januari 2008 tentang Pengolahan dan Pemasaran kakao secara fermentasi

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Bali
Jl. Raya Puputan Renon, DENPASAR
BALI-INDONESIA
Telp.62-361-223096; 222017
Fax.62-361-223095

Email : infobali@disperindagbali.go.id

 
 

 
 
 

Kadis Perindag Prov. Bali,
Ni Wayan Kusumawathi,SH.MSi,
dalam pembukaan kegiatan pelatihan
kemasan dan fasilitasi peralatan kemasan IKM pangan

 
 
.: HARGA BAHAN POKOK :.
No
Komoditi
Satuan
Harga (Rp)
Kemarin
Hari ini
1  Beras Cap Biasa (medium) Kg 8.500   8.500  
2  Beras Cap Putri Sejati Kg 10.000   10.333  
3  Beras Cap IR 64 Kg 9.000   9.000  
4  Gula Pasir, Kristal Putih, Plastik (1Kg), Lain-Lain Kg 10.000   10.000  
5  Minyak Goreng, Curah, Plastik (1 Lt), Tanpa Merk Lt 11.000   11.000  
6  Minyak Goreng, Kemasan, Plastik (1 Lt), Bimoli KI Lt 15.333   15.333  
7  Daging sapi, Lokal, Daging, Has dalam (tenderloin) Kwt II Kg 78.333   78.333  
 
 
.: HARGA MATA UANG ASING :.
NO
MATA UANG
BELI
JUAL
1  JPY 114   118  
2  SGD 9.363   9.658  
3  AUD 11.043   11.394  
4  USD 11.743   11.957  
 
 

Copyright 2012 Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali. All Right Reserved